Dia kemudian bergabung dengan perusahaan Kamboja, FUN Entertainment, di mana dia dipersiapkan untuk menjadi bintang media sosial yang membagikan pengalamannya mempelajari berbagai bahasa asing.
Jika pada 2018 ketika pertama viral Salik baru menguasai 12 bahasa, kini Salik telah menguasai 16 bahasa. Semuanya dipelajari secara otodidak dari para turis yang ditemuinya saat menjadi pedagang asongan di candi Angkor Wat dan Ta Phrom, Kamboja, maupun melalui pendidikannya di China.
Dalam salah satu tayangan video, Salik mengatakan pariwisata tak hanya mendorong perekonomian, tetapi menjadi jembatan untuk menambah ilmu pengetahuan mengenai bahasa dan budaya dari berbagai negara. Siapa sangka, dari kebisaannya menguasai 16 bahasa, Salik mampu melunasi utang keluarganya, dan mengubah nasibnya dengan meraih beasiswa.