Pada 2012, koperasi mengetahui tentang Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Mikro (LPDB-KUMKM) sebagai lembaga penyalur pinjaman kepada koperasi yang bertarif rendah melalui Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Buleleng Bali.
“Informasi seputar LPDB-KUMKM diperoleh koperasi hingga akhirnya berhasil mengakses pinjaman dana bergulir pada 2012. Dasar pertimbangan suku bunga pinjaman yang rendah, KSP Dana Mukti mulai mengakses permodalan LPDB-KUMKM. Dampaknya, produktivitas usaha koperasi mulai meningkat, dan mampu bersaing dengan koperasi lain di wilayah Kabupaten Buleleng dengan menawarkan suku bunga pinjaman yang lebih rendah,” tutur Suartika.
Selain itu, lanjut Suartika, untuk meningkatkan kualitas layanan, menghadapi tantangan zaman, dan perkembangan teknologi, KSP Dana Mukti menerapkan aplikasi “Koperasi Mobile” yang bekerja sama dengan “PT USSI” sejak 2017 hingga sekarang.
Aplikasi berbasis digital ini digunakan untuk memudahkan layanan kepada anggota berupa informasi mutasi simpanan, riwayat pinjaman, saldo simpanan berjangka, juga melayani Payment Point Online Banking (PPOB).
Dia mengatakan, perkuatan dari sisi permodalan, penerapan teknologi, dan pembinaan dari Dinas Koperasi dan UKM setempat, diharapkan mampu mendorong KSP Dana Mukti dan anggota menjadi lebih maju dan berkembang.