“Contohnya, Yogyakarta yang terkenal dengan wisata budaya dan candi-candi bersejarahnya, serta Banyuwangi yang terkenal dengan pantai-pantainya yang indah,” tuturnya.
Sebelumnya, KAI melaporkan lonjakan penumpang kereta selama libur panjang mulai terlihat sejak Jumat (13/9/2024). Puncak arus keberangkatan terjadi pada hari hari ini, di mana penjualan tiket menyentuh 189.737 dengan okupansi 128 persen dari jumlah tempat duduk yang tersedia, yaitu 148.227.
Sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 16 September 2024 dengan penjualan tiket mencapai 152.365 tiket atau 101,66 persen dari 149.880 tempat duduk yang tersedia.
Anne menjelaskan, okupansi penumpang kereta api yang melebihi angka 100 persen disebabkan oleh adanya penumpang dinamis, yaitu penumpang yang turun-naik di antara stasiun awal dan stasiun tujuan akhir.
“Minat masyarakat menggunakan kereta api selama libur Maulid Nabi sangat tinggi, terlihat dengan rata-rata okupansi harian mencapai 112,37 persen,” ucapnya.