Menurut prospektus, harga saham Baicha Baidao pada putaran pendanaan yang ditutup pada bulan Juni, dijual masing-masing seharga 13,2 yuan kepada investor yang mencakup CICC, Orchid Asia, dan Shanghai Loyal Valley Investments.
Perusahaan belum merinci lebih lanjut tentang IPO, termasuk waktu dan berapa saham yang dilepas. Analis mengatakan, Baicha Baidao membutuhkan dana segar untuk membuka lebih banyak toko Cha Panda agar mengimbangi pasar minuman teh China yang sangat kompetitif.
“Dalam hal minum teh susu, orang tidak setia sama sekali dan selalu memilih dari berbagai merek. Jadi, siapa pun yang memiliki lebih banyak toko memiliki peluang lebih besar untuk dilihat oleh konsumen, serta mendapatkan bagian yang lebih besar dari pengeluaran mereka," ucap Direktur Pelaksana Kantar Worldpanel Greater China, Jason Yu dalam keterangannya dikutip, Sabtu (19/8/2023).
Cha Panda didirikan pada tahun 2008, ketika Wang mulai menjual buah dan bubble tea dari sebuah toko kecil di dekat sebuah sekolah di kota Chengdu, China barat daya, yang dikenal dengan masakan pedasnya dan juga menjadi rumah bagi panda raksasa.
Sekitar satu dekade berikutnya, Wang berhasil mengembangkan jaringan toko Cha Panda menjadi 531 toko pada tahun 2020. Namun, bisnisnya benar-benar moncer saat dia mengadopsi model waralaba.