JAKARTA, iNews.id - Kisah suksesAlex Rodrigues pada enam tahun lalu saat menghadapi keputusan sulit, yaitu melanjutkan kuliah atau putus kuliah dan membangun perusahaan dari nol. Hal ini yang menjadikannya salah satu CEO termuda dari sebuah perusahaan publik dalam sejarah.
Rodrigues yang berusia 26 tahun menyebut pemikirannya dengan dua temannya di Universitas Waterloo Kanada terkait kendaraan self driving berisiko tinggi. Pada akhir 2015, dengan modal 10.000 dolar AS setara Rp143,83 juta bantuan keuangan dari orang tua mereka dan hadiah kewirausahaan 25.000 dolar AS setara Rp359,58 juta dari kampus mereka, ketiganya memutuskan mengakhiri kuliah mereka.
Saat ini, Rodrigues menjadi salah satu pendiri Embark Technology Inc yang berbasis di San Francisco, perusahaan rintisan truk swakemudi dengan 200 karyawan yang go public pada November 2021 melalui merger SPAC dan sekarang nilai perusahaannya mencapai 4 miliar dolar AS setara Rp57,53 triliun.
Rodrigues menyebut, membangun Embark jauh dari ide yang dimulai sebagai lelucon antara mahasiswa teknik mekatronik dan dapat dengan cepat berkembang. Dia dan dua temannya, Brandon Moak dan Michael Skupien, dua pendiri Embark lainnya memutuskan untuk membangun mobil golf self driving di garasi orang tuanya di Calgary.
“Pada dasarnya kami berkata kepada diri sendiri, ini adalah kesempatan luar biasa, teknologi ini sangat keren, dan jika kita menunggu tiga tahun untuk lulus, momen itu akan berlalu,” ujar Rodrigues dikutip dari CNBC Make It, Sabtu (29/1/2022).