Bayu menerapkan sistem peternakan tradisional yang dikenal dengan istilah ngangon dan ngarit. Menurutnya, dengan metode tersebut justru akan menghasilkan pendapatan hingga dua kali lipat.
Saat ini, dia memiliki lahan pakan seluas 3 hektare. Bayu meyakini, dengan memberi makan dengan pakan natural, hewan ternaknya akan tumbuh sehat dan berumur panjang, meski bobotnya tidak terlalu besar.
Terdapat sejumlah strategi untuk menjalankan bisnis ternak domba, yakni harus memiliki ilmu yang cukup dan mendapatkan pendampingan dari mentor-mentor yang ahli di bidangnya. Kemudian, dalam menjalankan bisnis ternak ini wajib memiliki bank pakan, dan memiliki kandang yang nyaman.
“Kalau semua itu dimiliki, kambing dombanya pasti akan sesuai harapan,” tuturnya.
Bayu mengandalkan metode penjualan secara daring atau online. Menurutnya, metode penjualan online akan membuat jangkauan pasarnya lebih luas. Dia sudah tidak pernah lagi berjualan di pasar hewan.