Dia pun mulai menjalani bisnisnya secara bertahap. Mulanya dia hanya memiliki 20 induk domba, kemudian berkembang menjadi ratusan, hingga Bayu tidak lagi memiliki kapasitas untuk meletakkan dombanya di kandang.
Kemudian, dia memutuskan untuk menempatkan domba yang tidak bisa ditampung di plasma-plasma dengan kemampuan pakan yang lebih kuat.
Berkat kegigihannya tersebut, kerugian yang dialami karena pembongkaran kandang sebelumnya dapat dia tutupi hanya dalam waktu satu tahun.
Di peternakannya, Bayu memelihara 13 jenis kambing dan domba. Hal itu dikarenakan peternakan miliknya tidak hanya sebatas usaha, tapi juga sebagai tempat edukasi peternakan.
“Saya sengaja pelihara banyak jenis, karena yang datang untuk belajar kesini punya impian masing-masing,” ucapnya.