Keuntungan dan Risiko Bisnis Thrifting, Wajib Simak Sebelum Buka Usaha

Inas Rifqia Lainufar
Keuntungan dan risiko bisnis thrifting (Foto: twenty20photos)

2.Barang tahan lama

Sebagaimana yang telah dijelaskan, barang yang biasanya dijual di thrifting shop adalah barang-barang yang tahan lama, seperti produk fesyen, buku, furniture, hingga barang-barang langka. Maka dari itu, kamu tak perlu cemas jika barang thrifting milikmu tak langsung laku setelah dipromosikan.

Kamu bisa menyimpannya dalam jangka waktu yang cukup lama sampai ada pembeli yang berminat tanpa mengurangi kualitas produk.

3.Promosi yang mudah

Karena bisnis thrifting saat ini begitu diminati oleh masyarakat Indonesia, terutama muda-mudinya, maka kamu tak perlu kesulitan dalam melakukan promosi produk. Peminat bisnis thrifting biasanya membuat komunitas atau platform di internet sehingga bisa kamu jadikan media untuk melakukan promosi.

Di samping itu, menjual barang berkualitas dengan harga yang murah akan lebih mudah untuk dilakukan.

4.Turut berkontribusi terhadap pencegahan pencemaran lingkungan

Melalui bisnis thrifting, kamu bisa turut berkontribusi dalam pencegahan pencemaran lingkungan. Hal ini sesuai dengan tujuan thrifting yang dikampanyekan sebagai langkah untuk mengurangi sampah dari bidang fesyen.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tak Ingin Ada Larangan Total, Pedagang Thrifting Ajukan Usulan Kuota Impor: Kita Siap Bayar Pajak 1.000 Persen

57 tahun lalu

Adian Napitupulu Sodorkan Data ke Purbaya: Anak Muda Suka Thrifting demi Selamatkan Air Bersih

57 tahun lalu

Protes Usahanya Dilarang, Pedagang Thrifting: Kami Termasuk Pelaku UMKM

57 tahun lalu

Ngadu ke DPR, Pedagang Thrifting Keberatan Dianggap Ganggu UMKM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal