Ketua LPS Sebut Tren Tabungan Masyarakat Diprediksi Sulit Naik Imbas Kenaikan PPN 12 Persen

Anggie Ariesta
Ketua DK LPS Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa tren tabungan masyarakat, khususnya simpanan di bawah Rp100 juta, berpotensi sulit naik signifikan. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Dia menjelaskan, ketika dana masyarakat masuk ke pemerintah, dibutuhkan waktu untuk kembali ke sistem ekonomi melalui pembelanjaan. Purbaya mencontohkan, jika dana tersebut baru dibelanjakan empat bulan kemudian, dampaknya terhadap ekonomi pun akan tertunda. 

"Nah, let's say 4 bulan di pemerintah sebelum dibelanjakan, dampaknya kan terlambat 4 bulan atau lebih, kan? Ya itu paling nggak dalam jangka panjang akan mempengaruhi tren tabungan. Dalam keadaan sekarang tanpa itu pun sudah cenderung menurun saya pikir, kalau lihat dari survei LPS, jadi kelihatannya akan sulit untuk naik," katanya. 

Meski begitu, Purbaya menekankan tren tabungan tidak akan langsung anjlok akibat kebijakan ini. Namun, dia mengakui bahwa potensi untuk mengalami peningkatan signifikan menjadi lebih sulit.

"Belum, enggak anjlok, tapi saya melihat sulit untuk naik kencang," ucapnya. 

Sementara itu, terkait DPK perbankan, Purbaya mengungkapkan prediksi pertumbuhannya masih berada di angka 6 hingga 7 persen. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

15 Juta Warga Usia Produktif Tak Punya Rekening Bank, Ada Apa?

57 tahun lalu

Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I-2026, Dana Murah Tembus Rp1.000 T

57 tahun lalu

Motion Bonus: Tabungan Digital MNC Bank dengan Banyak Benefit untuk Cuan Maksimal

57 tahun lalu

Tabungan Dahsyat Pasti MNC Bank, Nabung Rutin Bisa Pilih Hadiah Idaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal