Ketua BPK Sebut Penerapan Manajemen Risiko Penting dalam Tata Kelola Pemerintahan

Advenia Elisabeth
Ketua BPK Agung Firman Sampurna menekankan aspek sentral yang perlu dapat perhatian yaitu manajemen risiko dan penting diterapkan dalam tata kelola pemerintahan. (foto: Antara)

Dia memamparkan beberapa masalah dalam penilaian risiko di institusi pemerintah. Pertama, leadership dan manajemen entitas terhadap tata kelola risiko dan pengendalian. Kedua, perencanaan dan pengendalian yang diterapkan selama ini masih sebatas compliance belum berbasis risk. 

"Ketiga, kebijakan penilaian risiko masih bersifat umum tidak didukung dengan tools yang memadai," ucap Agung. 

Dia menambahkan, penilaian risiko masih sebatas pemenuhan aspek formalitas. Agung juga bilang, pada penilaian risiko, pimimpinan belum dilibatkan sepenuhnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

BPK: Kerugian Negara di Kasus Tata Kelola Minyak 2,7 Miliar Dolar AS dan Rp25,4 Triliun

Nasional
15 hari lalu

KPK Gandeng BPK saat Periksa Saksi terkait Korupsi Kuota Haji 

Nasional
1 bulan lalu

KPK Sebut Penetapan Tersangka Korupsi Kuota Haji Tunggu Hasil Audit BPK

Nasional
3 bulan lalu

Hukum Sesat, Ekonomi Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal