Keren! 10 UMKM Binaan Pertamina Tembus Pasar Jepang lewat World Expo Osaka 2025

Anindita Trinoviana
10 UMKM binaan Pertamina berhasil curi perhatian dunia di ajang bergengsi World Expo Osaka 2025. (Foto: dok Pertamina)

Tak hanya dari kalangan lokal Jepang, antusiasme juga datang dari diaspora Indonesia, Teguh Wahyudi, pemilik Sariraya Group yang mengelola sejumlah restoran, mini market, food court, dan supermarket halal yang berkantor pusat di Nagoya, Jepang. Selama ini, Teguh telah mendatangkan berbagai produk khas Indonesia seperti tempe, kerupuk, dan makanan kering lainnya. Melihat potensi Bali Honey, dia menyatakan minat serius dengan estimasi kebutuhan mencapai 3 ton atau senilai Rp3 miliar per pengiriman.

Bali Honey akan menjalani proses uji laboratorium oleh Pharmaceuticals and Medical Devices Agency (PMDA) Jepang sebagai syarat ekspor. Setelah proses tersebut rampung, direncanakan penandatanganan kontrak dilakukan dalam kunjungan berikutnya ke Jepang, dengan target produk Bali Honey sudah tersedia di pasar Jepang pada Desember 2025.

Fadjar menambahkan, bahwa partisipasi ini juga selaras dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam upaya meningkatkan perekonomian rakyat dari desa, menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, memperkuat kewirausahaan nasional, serta mengembangkan industri kreatif yang berdaya saing tinggi.

Melalui peran aktifnya dalam membina UMKM, Pertamina membuktikan bahwa sinergi antara dunia usaha dan visi pemerintah sangat memungkinkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan menjangkau pasar global.

Sebagai informasi, Osaka World Expo digelar dengan melibatkan 128 negara peserta dan dihadiri oleh lebih dari 31 ribu pengunjung setiap harinya. Acara ini menjadi panggung strategis untuk memperkenalkan potensi Indonesia kepada dunia.

Dalam perhelatan ini, Indonesia menghadirkan Paviliun Indonesia dengan mengusung tema “Thriving in Harmony” yang mencerminkan strategi pembangunan berkelanjutan, yakni harmoni antara alam, budaya, dan pertumbuhan ekonomi.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rahasia Bebas Bergerak: Mengapa Kesehatan Sendi Jadi Kunci Utama Gaya Hidup Aktif?

57 tahun lalu

Pegadaian dan KSEI Jalin Kerja Sama, Perkuat Ekosistem melalui Investasi ETF Emas 

57 tahun lalu

PLTGU Jawa Satu Beroperasi Andal, Dukung Sistem Kelistrikan Jawa-Bali

57 tahun lalu

PWI Jaya dan Bank Jakarta Hadirkan Kategori Literasi Keuangan di Lomba Karya Tulis Jurnalistik MH Thamrin 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal