Kepala Bappenas soal Family Office: Tak Selamanya Kita Harus Berikan Insentif Fiskal

muhammad farhan
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menilai kebijakan Family Office jangan dikaitkan dengan insentif fiskal. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menilai kebijakan Family Office (FO) jangan dikaitkan dengan insentif fiskal. Pasalnya, saat ini situasi negara tidak tepat untuk menggalakkan insentif tersebut. 

Adapun, FO merupakan layanan keuangan bagi masyarakat dengan kekayaan sangat tinggi atau orang-orang super kaya, yang akan disesuaikan dengan kebutuhan si pemilik modal.

"Nah saya berpendapat tidak selamanya kita harus memberikan insentif fiskal, kita sekarang harus berhemat-hemat lah untuk memberikan kesempatan berhadap insentif fiskal," ucap Suharso kepada wartawan di Kompleks Parlement Senayan, Jakarta, dikutip, Jumat (5/7/2024).

Suharso menambahkan, kebijakan FO seharusnya dikaji dalam penerapannya. Dibanding mendorong insentif fiskal, dia berpendapat perlunya evaluasi dalam konteks penerimaan investasi berbentuk FO, yang terkadang bermasalah dalam pelaksanaannya.

"Tapi dari idenya orang-orang kaya itu dengan perhitungan FS-nya (studi kelayakan) dia dan seterusnya. Tetapi kemudian di pelaksanaannya itu ada time lag 2 tahun, 3 tahun sampai 4 tahun," katanya.

"Jadi orang menganggap ya kita memang memberikan kemudahan. Tetapi dalam pelaksanaannya low. Nah itu yang harus kita koreksi," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari

Nasional
5 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
6 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Nasional
7 hari lalu

Pemerintah Tawarkan Puluhan Proyek Tol ke Investor Australia, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal