Kemenperin Dukung Produksi Industri Mamin untuk Ekspor Hingga 60 Persen

azhfar muhammad
Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika. (Foto: Azhfar Muhammad)

Dia berharap, investasi Mondelez terus berkembang di Indonesia dan meningkatkan daya saing produk makanan dan minuman Indonesia di pasar ekspor. 

“Semestinya kita impor es krim dari Australia, tapi lewat Mondalez, Indonesia mampu mengekspor ke Australia dengan kontainer yang banyak. Ini kan gagah,” ujar Putu Juli.

Head of Corporate Communication Mondelez, Krisma Fitria, mengatakan pihaknya telah mengekspor produk ke 38 Negara. Perseroan terus meningkatkan ekspor, salah satunya dengan menambah line produksi. 

“Saat ini kami sedang dalam proses membangun satu line produksi lagi, sehingga di bulan November sudah mulai beroperasi secara maksimal," ungkap Krisma.

Dia menjelaskan, permintaan Ekspor makanan terus meningkat dan pabrik Mondelez di Indonesia dipercaya menjadi pusat produksi untuk biscuit sehingga kapasitas pabrik harus ditambah. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
6 hari lalu

Bahlil Pastikan 60% Gas Blok Masela untuk RI, Ekspor Maksimal Hanya 40%

16 hari lalu

Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Belum Jalan, Bahlil: Kita Ingin Ada Win-Win

24 hari lalu

Gaikindo Minta Insentif Tak Hanya untuk Mobil Listrik, Bensin dan Hybrid juga Diberikan

25 hari lalu

ESDM Pantau Ketat Pasokan Batu Bara ke PLTU, Cegah Pemadaman Listrik Terulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal