Kemenko Marves Kembangkan Ekonomi Biru di Papua Nugini, Apa Itu?

Suparjo Ramalan
ilustrasi laut ekonomi biru (freepik)

Program itu merupakan langkah awal Kemenko Marves dan AIS Forum untuk peningkatan kapabilitas masyarakat di Papua Nugini. Artinya, ada berbagai kegiatan dan pemberdayaan yang juga dilakukan di negara tetangga Indonesia itu. 

Radian mencatat, ada 30 bluepreneurs yang berasal dari berbagai wilayah di Papua Nugini dalam kegiatan tersebut. Pelatihan itu juga diselenggarakan dengan menggunakan pendekatan berbasis komunitas. 

Menyasar kaum perempuan, anak muda, dan penyandang disabilitas sebagai peserta pelatihan. AIS Forum dan Kemenko Marves memberikan ruang bagi para bluepreneurs agar bisa berinovasi pada ekonomi biru. 

Hal ini didasarkan bahwa Papua Nugini, bersama dengan negara-negara lainnya di Pasifik memiliki banyak sekali sumber daya potensial, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. 

Di hari ketiga pelatihan, hadir Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Papua Nugini, Andriana Supandy. Dubes Supandy ikut memantau pelaksanaan pelatihan dan ikut mencoba produk-produk yang dibuat oleh para peserta pelatihan. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Papua Nugini, Titik Pusat di Darat

57 tahun lalu

Papua Nugini Uji Coba Blokir Facebook, Kenapa?

57 tahun lalu

Prabowo Sebut Negara D-8 Punya Posisi Unik Manfaatkan Sumber Daya Ekonomi Biru

57 tahun lalu

Ketua DPR Bertemu Ketua Parlemen Papua Nugini, Kerja Sama Pendidikan hingga Solidaritas Melanesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal