Kemenaker Gagalkan Pemberangkatan 59 Calon TKI Ilegal ke Timur Tengah

Rina Anggraeni
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah (kiri), meninjau asrama TKI. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menggagalkan pemberangkatan 59 Calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ke Timur Tengah, antara lain Arab Saudi, Qatar, dan UEA. 

Hal itu terjadi saat Satgas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Kemenaker yang terdiri dari Direktorat Bina Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Dit. P2PMI) dan Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselematan dan Kesehatan Kerja (Ditjen Binwasnaker dan K3).

Para calon TKI dijanjikan bekerja sebagai pekerja rumah tangga (domestic workers) dan tiap-tiap CPMI juga telah diiming-imingi uang saku atau uang tinggal sebesar 5 hingga 7 juta. 

Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat kepada Dit. Bina P2PMI Kemnaker yang meminta pertolongan dikarenakan adanya dugaan penempatan PMI secara ilegal. 

Penempatan PMI tersebut akan dilakukan oleh orang perseorangan dan bukan oleh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang telah mendapatkan izin dari pemerintah. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Pemimpin Tertinggi Iran: Serangan AS Akan Picu Perang Timur Tengah!

Internasional
12 hari lalu

Nah! Militer AS Gelar Latihan Kesiapan Tempur di Timur Tengah, Siap-Siap Serang Iran?

Internasional
24 hari lalu

Balas Dendam, Iran Bakal Serang Pangkalan Militer AS di Irak dan Suriah

Internasional
3 bulan lalu

Amerika Masukkan Organisasi Cabang Ikhwanul Muslimin Timur Tengah sebagai Teroris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal