Kelangkaan Minyak Goreng Murah Masih Terjadi, Buwas: Stok di Kemendag Belum Terpenuhi

Suparjo Ramalan
Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso atau Buwas, membeberkan kelangkaan minyak goreng murah yang masih terjadi disebabkan stok yang dibutuhkan Kementerian Perdagangan (Kemendag) belum terpenuhi. 

Hal itu, lanjutnya, membuat Kemendag tak bisa optimal mendistribusikan minyak goreng murah ke masyarakat. Akibatnya, terjadi kelangkaan minyak goreng murah di pasaran dan memicu kontroversi. 

Menurut dia, Kemendag sudah menghitung kebutuhan minyak goreng di masyarakat, dan mengadakan kerja sama dengan produsen minyak goreng untuk memenuhi stok tersebut. 

Pemerintah juga sudah berkomitmen mengucurkan anggaran untuk program minyak goreng murah yang akan didistribusikan selama 6 bulan, terhitung sejak awal tahun ini. 

Namun hingga kini, stok minyak goreng murah yang dibutuhkan Kemendag untuk program tersebut belum juga terpenuhi. Dia menduga ada oknum tertentu yang dengan sengaja melakukan penimbunan sehingga menyebabkan terjadinya kelangkaan minyak minyak goreng murah di pasaran. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
16 hari lalu

Stok Beras di Papua 17.000 Ton, Bulog bakal Tingkatkan 3 Kali Lipat: Kualitasnya Terjaga!

19 hari lalu

Kutu Beras Serbu Permukiman Warga di Karawang, Bulog Langsung Gerak Cepat

1 bulan lalu

Kemendag Terbitkan 3 Aturan Pelaksanaan Ekspor Komoditas SDA Lewat DSI

2 bulan lalu

Bulog Serap 3 Juta Ton Beras hingga Juni 2026, Sudah 75% dari Target

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal