Kadin Sebut Badai PHK di Industri Manufaktur Masih Berlanjut, Ini Penyebabnya

Iqbal Dwi Purnama
Kadin Indonesia menyebut, saat ini kondisi industri manufaktur di Tanah Air masih belum menunjukan kondisi pemulihan. (Foto: Ilustrasi/Ist)

"Banyaknya barang impor yang masuk ke Indonesia, dan saat ini penegak hukum kita belum mampu membasminya, ini berdampak pada kinerja Manufaktur kita yang sangat menurun," ucapnya.

Sarman menuturkan, kondisi melemahnya permintaan pasar akibat tiga faktor tersebut menyeret dampak pada efisiensi yang harus dilakukan oleh perusahaan, salah satunya pengurangan karyawan. Beberapa wilayah yang paling banyak melakukan PHK seperti di provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten.

"Memang industri padat karya kita ini produktivitas sangat menurun, sektor ini plainh banyak melakukan PHK," katanya.

"Kalau kita lihat dari kementerian ketenagakerjaan, bahwa sampai dengan bulan September, sudah terjadi PHK hampir 42.000 karyawan, ini semua sektor padat karya," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

China Bangun 43.000 Pabrik Pintar, AI Jadi Syarat Wajib Industri Manufaktur

57 tahun lalu

Dasco Respons Ancaman PHK: Pekan Depan akan Rapat untuk Memitigasi

57 tahun lalu

Polri Mediasi Sengketa PHK, 131 Buruh Terima Hak Rp10 Miliar

57 tahun lalu

Purbaya Bakal Usut Klaim Daya Beli di Warteg Lesu: Saya Baru Dengar Tuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal