Jutaan Data Pelanggan PLN dan Indihome Diduga Bocor, Ini Tanggapan YLKI

Advenia Elisabeth
Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyoroti dugaan bocornya jutaan data pelangganPLN dan Indihome yang sempat menngemparkan netizen.  

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu jagad Twitter digemparkan dengan 26 juta data pengguna Indihome yang tersebar dan dijual di situs gelap. Selain Indihome, data pelanggan PLN juga diduga bocor.

Menanggapi hal itu, Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, mengatakan kebocoran data pelanggan menunjukkan sistem pengamanan di PLN dan Indihome belum aman dan andal.

"Ini sangat mengkhawatirkan dan berpotensi merugikan konsumen," tegas Tulus dalam keterengan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Rabu (23/8/2022).

Oleh karena itu, lanjutnya, YLKI meminta PLN dan Indihome memberikan klarifikasi terkait dugaan bocornya data jutaan pelanggan dari kedua BUMN tersebut.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PLN Pangkas Anak Usaha dari 44 Jadi 23 Entitas

57 tahun lalu

Detik-Detik Blackout Sumatra, Transmisi Listrik 500 KV Bermasalah hingga Sistem Lumpuh

57 tahun lalu

Listrik di Sumatra Padam, Petisi Ahli: Harus Ada Kompensasi ke Masyarakat Terdampak

57 tahun lalu

PLN: Listrik di Sumbar Sudah Normal 100 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal