Jokowi Minta Pebisnis Tak Wait and See Lagi: Pemilu Berjalan Lancar

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Presiden Jokowi minta pebisnis jangan wait and see lagi. (Foto: Raka Dwi Novianto)

Di samping itu, ekonomi Indonesia tumbuh baik di level 5,05 persen. Tingkat inflasi juga terkendali dan terjaga di level 2,57 persen. Jokowi melanjutkan, cadangan devisa Indonesia berada di angka 145 miliar dolar AS dan neraca dagang mengalami surplus sebesar 36 miliar dolar AS, serta current account deficit surplus di level 0,16 persen.

“Saya kira angka-angka seperti itu yang harusnya kita optimistis terhadap ekonomi Indonesia di tahun 2024. Tapi tetap harus hati-hati, waspada,” imbuh Jokowi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar juga menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia tidak dalam fase wait and see.

Menurut Mahendra kondisi tersebut juga ditopang oleh terlaksananya pemilu. Mahendra menyebut, pemilu yang dilaksanakan 14 Februari lalu merupakan pemilu dengan jumlah pemilih terbesar dari negara manapun di dunia, termasuk Amerika Serikat (AS).

"Oleh karena itu, kita harus menggunakan hal ini sebagai modalitas pembangunan perekonomian nasional dan stabilitas industri jasa keuangan. Indonesia tidak dalam periode seperti yang kerap didengungkan sebelum pemilu,” ujar Mahendra.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Akrab! Momen Jokowi dan Keluarga Halalbihalal dengan Prabowo dan Didit

Nasional
4 hari lalu

SBY dan Jokowi Halalbihalal dengan Prabowo di Istana Sore Ini, Megawati Hadir?

Nasional
5 hari lalu

Jokowi Maknai Idulfitri jadi Momen Kesabaran dan Memaafkan

Nasional
5 hari lalu

Jokowi Salat Idul Fitri di Masjid Al-Bina GBK, Disambut Hangat Jemaah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal