Jelang PON XX, Smesco Dukung UMKM Papua Naik Kelas

Michelle Natalia
Ilustrasi Kerajinan produksi UMKM Papua. (Foto: Istimewa)

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Perindagkop UKM dan Naker Provinsi Papua, Omah Laduani Ladamay, menjelaskan beberapa produk yang menjadi unggulan Papua untuk diperkenal di event ini mulai dari kopi, sagu, buah merah, hasil perikanan, Noken hingga batik tulis khas Papua, yang memang belum banyak dikenal luas. 

"Ini sejarah baru bagi Papua sebagai tuan rumah PON XX. Kami juga sangat mengapresiasi ide Smesco yang telah meluncurkan terobosan baru yang inovatif dan sangat berarti bagi UMKM. Serta solusi logistik bagi UMKM yang selama ini menjadi kendala," kata Laduani. 

Menurut dia, penyelenggaraan PON XX Papua menjadi momen kebangitan UMKM Papua. Bagaimana UMKM Papua mengambil peran secara lokal, nasional maupun global. Hingga diharapkan UMKM Papua bisa naik kelas. 

Laduani menjelaskan, PON XX ini juga mendorong semangat 6.000 UMKM yang tersebar di seluruh wilayah Papua, untuk meningkatkan kualitas dan memperluas pemasaran. 

Namun sayangnya, pelaksanaan PON di 3 Kabupaten ini hanya mampu menampung sekitar 600 UMKM saja yang bisa diakomodir dalam bentuk pameran. 

"Tadi siang kami diskusi dengan KemenkopUKM dan kementerian lain, bagaimana agar ada penambahan booth setidaknya 1/3 dari semangat UMKM kita ini. Mudah-mudahan bisa tercapai," papar Laduani. 

Ia juga optimistis, PON XX bisa meraih target transaksi yang cukup besar, termasuk lewat Smesco Papua Event. Laduani mengkalkulasi, sedikitnya dari 10.476 atlet yang hadir mengeluarkan Rp1 juta, maka potensi transaksinya cukup besar, ditambah dengan konfirmasi adanya kehadiran penonton selama 2 minggu PON XX berlangsung. 

Sementara, Ketua Bidang II PB PON, Roy Letlora, menuturkan Papua sebagai tuan rumah PON XX turut menggerakkan dan melibatkan UMKM untuk menjual berbagai kerajinan dan makanan. Bahkan produk UMKM Papua dijadikan suvenir dalam PON XX. 

"Banyak pelaku UMKM yang dilibatkan. Salah satunya untuk tujuan mendorong ekonomi Papua lewat event PON XX," kata Roy. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dampak Kenaikan Harga Pertamax, Pengusaha Warteg Terpaksa Kecilkan Porsi Lauk

57 tahun lalu

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Targetkan Transaksi Rp8 Triliun

57 tahun lalu

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara soal Mama Sinta: Tak Ada Penculikan!

57 tahun lalu

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Panjang di Jawa, Sumatra hingga Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal