Investor di IKN Hanya Boleh Gunakan 25 Persen Lahan untuk Pembangunan, Sisanya untuk Penghijauan

Iqbal Dwi Purnama
Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dari Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danis H Sumadilaga. (Foto: tangkapan layar)

JAKARTA, iNews.id - Investor di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara hanya boleh menggunakan 25 persen lahan untuk pembangunan, dan sisanya (75 persen) untuk penghijauan. Hal ini merupakan syarat yang diberikan pemerintah kepada investor yang diberi izin penggunaan lahan untuk berinvestasi di IKN Nusantara.

Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dari Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danis H Sumadilaga, mengatakan pemerintah berkomitmen tidak membabat atau mengurangi areal hutan dalam membangun IKN Nusantara. 

Bahkan melalui pembangunan IKN Nusantara, pemerintah ingin menghidupkan kembali dan menambah luas hutan Kalimantan. Saat ini, lanjutnya, lahan yang tersedia untuk pembangunan IKN seluas 256.000 hektare, dengan 40 persen diantaranya merupakan kawasan hutan. Melalui pembangunan IKN, pemerintah menargetkan luas hutan meningkat menjadi 75 persen.

"Dari 75 persen ini kita identifikasi, 65 persen landscape, dan 10 persen adalah hijau untuk pertanian," ujar Danis saat kunjungan ke IKN melalui akun Instagram resmi Kementerian PUPR, Jumat (13/1/2023).

Dia menjelaskan, salah satu cara untuk tercapainya rencana induk pembangunan IKN tersebut, penggunaan lahan untuk pembangunan bakal dibatasi. Bahkan satu bidang lahan hanya boleh dibangun 25 persen, dan sisanya untuk penghijauan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Keuangan
6 hari lalu

Saksikan IG Live MNC Sekuritas Sore Ini: Strategi Investasi di Tengah Dinamika IHSG

Bisnis
7 hari lalu

Klasifikasi Investor Saham Berubah Jadi 27 Kategori, Berikut Daftarnya

Nasional
8 hari lalu

Menlu Sugiono Ajak Pebisnis dan Investor Slovakia Kerja Sama dengan Danantara 

Nasional
12 hari lalu

Masjid IKN Berpeluang Jadi Lokasi Pantau Hilal Ramadan 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal