Investor Asing Heran Start-Up Lokal Belum IPO

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi (Foto: Tokopedia)

Alpino menambahkan, pasar modal di Indonesia juga semakin menarik karena berinvestasi di sini tidak membutuhkan modal yang besar seperti di AS.

"Bagi mereka kan dananya sangat banyak, jadi untuk investasi di Indonesia sangat murah bagi mereka harga saham di Indonesia lebih murah," ucapnya.

Dia juga mendorong agar investas asing menanamkan modalnya di pasar modal Tanah Air melalui perusahaan-perusahaan sekuritas joint-venture yang memiliki cabang di indonesia.

"Kami sampaikan sangat mudah membuka account di sana, contohnya Morgan Stanley ada perwakilan perusahaan sekuritas di Indonesia, berarti mereka buka rekening di sana dan trade saham di Indonesia melalui perusahaan sekuritas joint-venture yang ada di Indonesia. Mereka baru dengar dan ternyata gampang untuk invest," kata dia.

BEI, kata Alpino, juga mendorong agar perusahaan-perusahaan start-up melantai di bursa. Pasalnya, banyak sekali investor, termasuk investor asing yang tertarik untuk menanamkan duitnya di perusahaan semacam start-up yang berprospek cerah. Dengan begitu, perusahaan start-up juga bisa cepat berkembang karena memperoleh pendanaan yang besar dari pasar modal.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
16 hari lalu

Bukan PHK, Dasco Sebut 200 Karyawan TikTok-Tokopedia Pilih Ambil Kompensasi

16 hari lalu

DPR Panggil TikTok-Tokopedia! Dasco: Bukan PHK Massal, Hanya 200 Karyawan Ambil Kompensasi

16 hari lalu

Diterpa Isu PHK, Tokopedia Justru Buka Lebih dari 100 Lowongan Kerja

17 hari lalu

Said Iqbal Bakal Datangi Kantor Tiktok Besok, Bahas Suntikan Modal Rp1,5 Miliar Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal