Investor Amankan Aset, Wall Street Ditutup Melemah

Anggie Ariesta
Bursa Amerika Serikat (AS) atau Wall Street. (Foto: Reuters)

"Indeks dolar naik 0,752, dengan euro turun 1,04 persen menjadi 1,0114 dolar AS. Yen Jepang melemah 0,15 persen versus greenback di 136,90 per dolar, sementara Sterling terakhir diperdagangkan di 1,2027 dolar AS, turun 0,12 persen hari ini.

Setelah naik di awal sesi, harga minyak menetap di zona merah karena investor khawatir tentang kepercayaan konsumen yang lebih lemah dan ekspektasi bahwa 20 juta barel minyak mentah akan dirilis dari Cadangan Minyak Strategis AS.

Harga saham didukung di awal sesi di tengah berita bahwa Rusia memperketat tekanan gasnya di Eropa.

Minyak mentah AS turun 1,78 persen pada 94,98 dolar AS per barel dan Brent menetap di 104,40 dolar AS, turun 0,71 persen.

Spot gold turun 0,1% menjadi 1.716,98 dolar AS per ounce karena investor mengamati ketidakpastian ekonomi dan menunggu The Fed.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 jam lalu

Pusat Finansial Internasional Indonesia Segera Dibangun, Rosan: Respons Investor Sangat Positif

7 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

8 hari lalu

Merapat! MNC Sekuritas dan MNC Asset Bahas Strategi Cerdas Investasi Lewat IG Live Sore Ini

16 hari lalu

BI Ungkap Pemicu Rupiah Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Siap Jaga Stabilitas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal