Ini Strategi Pemerintah Jaga Inflasi dan Ketahanan Pangan Nasional di 2023

Michelle Natalia
Ilustrasi inflasi terkendali. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah membahas strategi menjaga inflasi dan ketahanan pangan nasional untuk menghadapi gejolak ekonomi di tahun 2023.

Pernyataan itu, disampaikan Menteri Koordinator bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto, 
dalam Konferensi Pers High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) hari ini, Senin (20/2/2023). 

"Dalam pertemuan TPIP dibahas beberapa hal yang dilakukan untuk mencapai target 3±1 persen di tahun 2023 sesuai dengan APBN, yaitu memperkuat kebijakan dan menjaga stabilitas makroekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Airlangga .

Pertemuan itu juga membahas terkait dengan volatile foods, utamanya di hari besar keagamaan dan secara khusus mengenai ketersediaan beras. Adapun target untuk volatile foods adalah di kisaran 3-5 persen. 

"Kemudian, penguatan ketahanan pangan dengan akselerasi implementasi lumbung pangan, perluasan kerja sama antar daerah, data ketersediaan pangan untuk mendukung pengendalian inflasi, memperkuat komunikasi, dan mendukung ekspektasi dari inflasi masyarakat," kata Airlangga.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mendagri Pantau Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Inflasi

57 tahun lalu

Purbaya soal Kenaikan Harga Pertamax jadi Rp16.250: Dampak ke Inflasi Relatif Minim

57 tahun lalu

Emas Perhiasan Deflasi 3 Bulan Berturut-turut, BPS: Meredam Inflasi

57 tahun lalu

Inflasi Mei 2026 Capai 0,28%, Harga BBM hingga Tiket Pesawat jadi Biang Kerok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal