Ini Kata Menko Luhut soal Larangan Ekspor Batu Bara 

azhfar muhammad
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, keputusan dan hasil evaluasi mengenai pasokan batu bara akan disampaikan esok hari, karena saat ini masih dalam tahap finalisasi. (Foto: iNews/Dicky Wismara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi krisis pasokan batu barapembangkit listrik PT PLN (Persero). Menko Luhut menyebut, keputusan dan hasil evaluasi mengenai pasokan batu bara akan disampaikan esok hari, karena saat ini masih dalam tahap finalisasi.

“Besok saja, masih lagi dirapatin lagi difinalkan mudah-mudahan besok sudah bisa selesai,” ujar Menko Luhut di Kemenko Marves, Jakarta, Jumat (7/1/2022).

Menko Luhut menambahkan, seluruh masalah terkait larangan ekspor batu bara akan segera diselesaikan oleh pemerintah, bekerja sama dengan stakeholders terkait

“Iya. Semua besok pokonya yang penting kita akan selesaikan dengan baik-baik kita akan tuntaskan semua,” kata dia.

Terkait sejumlah negara yang telah mengajukan permintaan larangan pencabutan impor, Menko Luhut enggan bicara dan memberikan banyak komentar karena itu menurutnya ranah Kementerian Perdagangan.

“Saya kira itu urusan menteri Pendagangan (terkait permintaan larangan pencabutan impor),” ucapnya.

Sebelumnya, Pelarangan ekspor batu bara ke luar negeri ditetapkan Kementerian ESDM pada 31 Desember 2021 dan berlaku mulai 1-30 Januari 2022. Alasannya, untuk mengamankan pasokan batu bara ke pembangkit listrik nasional.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil Bantah Batu Bara Langka, Akui Ada Kekurangan Logistik PLN

57 tahun lalu

Buron Penipuan Batu Bara Richard Muljadi Ditangkap usai Kembali dari Singapura

57 tahun lalu

Bahlil Buka Opsi Revisi Harga Batu Bara PLN di Tengah Kendala Pasokan

57 tahun lalu

ESDM Bicara Peluang Harga BBM Nonsubsidi Turun, Pastikan Ikuti Tren Minyak Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal