Ini Biang Kerok Pedagang Konvensional Kalah Saing sama Toko Online

Iqbal Dwi Purnama
Pasar Tanah Abang sepi (Iqbal)

Namun saat pandemi hingga pascapandemi, permintaan di tokonya mulai mengalami penurunan. Mengingat habit masyarakat saat pandemi yang menggunakan platform belanja online terbawa hingga kondisi pascapandemi, dan penurunan terus berlanjut.

Hingga sampai pada titik dimana Ridho mulai menurunkan margin keuntungannya, dari yang sebelumnya bisa mengambil untung Rp50.000 untuk satu potong pakaian, kini hanya mengambil selisih Rp10.000 saja masyarakat pun masih jarang yang mau membelinya.

Sebab harga jual produk yang sama di platform online lebih murah dibandingkan produk Ridho yang sudah memangkas keuntungannya.

"Sehari bisa jual dulu sebelum pandemi sampai 40 potong, sekarang sudah ada platform online jangankan jual 10, 5 potong saja kadang susah," kata Ridho.

Menurutnya harga jual produk di platform online punya harga yang jauh lebih murah meski masih dalam satu produk yang sama. Hal itu yang membuat Ridho tetap kalah saing meski penasaran produknya sudah mencoba diperluas pada platform online.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penyebab Mobil Fortuner Dirusak Massa di Tanah Abang, Pengemudi Klakson Berulang Kali

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Kronologi Mobil Fortuner Dirusak Massa hingga Kaca Pecah di Tanah Abang

57 tahun lalu

Viral Fortuner Dirusak Massa di Tanah Abang, Sopir Sempat Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Pagi Ini Imbas Kebakaran Dekat Rel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal