Ini 3 Penyebab Zoom Bakal PHK 1.300 Karyawan

Jeanny Aipassa
Ilustrasi aplikasi Zoom. (Foto: Youtube Ito Swit)

2. Pendapatan dan Laba Turun

Zoom, platform konferensi video yang booming selama masa lockdown akibat pandemi Covid-19 itu, mengalami pertumbuhan pendapatan yang lambat pada 2022, seiring pembukaan lockdown di berbagai negara karena turunnya kasus Covid-19.

Analis memperkirakan pendapatan Zoom hanya meningkat 6,7 persen di 2022, setelah lonjakan pendapatan lebih dari empat kali lipat dan laba yang melesat sembilan kali lipat pada tahun 2021. Laba Zoom diperkirakan turun 38 persen pada tahun 2022.

3. Merekrut Banyak Pekerja

Zoom telah merekrut banyak pekerja untuk memenuhi permintaan konferensi video yang melonjak selama masa pandemi Covid-19 seiring pembatasan aktivitas dan pemberlakuan work from home, terutama di tahun 2020 dan 2021.

Namun dengan pemulihan pandemi Covid-19 saat ini, Zoom bergabung dengan sejumlah perusahaan teknologi lainnya yang terpaksa harus memangkas karyawan karena beban biaya operasional dan pencadangan untuk mengantisipasi resesi. 

"Kami bekerja tanpa lelah, tetapi kami juga membuat kesalahan. Kami tidak menghabiskan waktu sebanyak yang seharusnya untuk menganalisis tim kami secara menyeluruh atau menilai apakah kami tumbuh secara berkelanjutan, menuju prioritas tertinggi," kata Eric Yuan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dasco Respons Ancaman PHK: Pekan Depan akan Rapat untuk Memitigasi

57 tahun lalu

Polri Mediasi Sengketa PHK, 131 Buruh Terima Hak Rp10 Miliar

57 tahun lalu

Kantor BGN Dikabarkan Digeledah, Karyawan Tak Diizinkan Masuk

57 tahun lalu

Respons Mendag soal Penutupan Puluhan Gerai Alfamart-Indomaret di Lombok Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal