Imbas Covid-19, Masyarakat Cenderung Jual Emas Perhiasan Ketimbang Membeli

Fadel Prayoga
Pedagang emas turut mengalami dampak dari pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 lalu. (Foto: Okezone)

"Perhiasan dulu awal tahun Rp450.000, sekarang udah Rp600.000," katanya.

Dia mengatakan, pola hidup masyarakat kini berubah cukup besar. Dari yang semula kerap membelanjakan uang untuk kebutuhan konsumtif, kini perilaku itu cenderung ditinggalkan. 

"Banyak yang jual emas kembali dalam sebulan ini," kata salah satu pedagang emas, Sri.

Menurut dia, fenomena penjualan perhiasan emas itu lantaran masyarakat memilih menyimpan uangnya untuk biaya kesehatan di tengah pandemi yang tak jelas akan berakhir kapan. 

"Minat masyarakat berkurang, daya beli berkurang. Banyak yang lagi sulit," ujarnya. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 19 Mei 2026 Kembali Naik, Ini Rinciannya

Nasional
5 hari lalu

Harga Emas Antam Hari Ini 18 Mei 2026 Turun lagi, Cek yang Termurah

Internasional
10 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
10 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal