Imbas Covid-19, Emirates Airline Bakal PHK 9.000 Pekerja

Djairan
Maskapai penerbangan dengan jumlah armada terbesar di dunia, Emirates Airline akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 9.000 karyawan. (Foto: Ist)

Kebijakan PHK akan difokuskan pada mereka yang beroperasi dalam penerbangan pesawat Airbus, bukan pesawat Boeing. Emirates menerbangkan Airbus A380 superjumbo yang menampung sekitar 500 penumpang. Sedangkan Boeing 777 yang diterbangkannya, menampung lebih sedikit penumpang dan karenanya lebih mudah diisi selama periode penurunan perjalanan maskapai saat ini.

Ribuan awak kabin juga diberi tahu bahwa mereka tidak lagi dipekerjakan ke depannya. Sementara itu, Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), yang mewakili 290 maskapai penerbangan, memperkirakan, maskapai penerbangan dunia akan kehilangan lebih dari 84 miliar dolar AS (Rp1.209 triliun) dan pemangkasan satu juta pekerja tahun ini.

Baru-bariu ini, salah satu dari tiga maskapai terbesar di AS, United Airlines, memperingatkan stafnya, perusahaan mungkin harus mem-PHK 36.000 dari mereka, karena penurunan besar dalam jumlah penumpang perjalanan udara akibat pandemi ini.    

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 

57 tahun lalu

Dasco Respons Ancaman PHK: Pekan Depan akan Rapat untuk Memitigasi

57 tahun lalu

Polri Mediasi Sengketa PHK, 131 Buruh Terima Hak Rp10 Miliar

57 tahun lalu

Rupiah Anjlok, Maskapai Penerbangan Masuk Survival Mode hingga Pangkas Rute Tak Efisien

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal