Hindari Penipuan Mengatasnamakan Bank, Ini Saran Penggiat Keamanan Informasi untuk Masyarakat

Anindita Trinoviana
Nasabah senantiasa harus meningkatkan kewaspadaan upaya penipuan yang mengatasnamakan bank. (Foto: Dok. Bank BRI)

Upaya tersebut biasanya dilanjutkan pelaku dengan menanyakan informasi perbankan nasabah, seperti nomor rekening, nomor kartu, username dan password internet banking, Personal Identification Number (PIN), One Time Password (OTP), dan sebagainya.

Abang Suluh menegaskan nasabah harus selalu ingat bahwa bank tidak akan menanyakan data yang bersifat rahasia tersebut.

“Bila mendapatkan informasi melalui saluran yang tidak resmi, tidak panik jadi kunci utama. Jangan ungkapkan data perbankan karena itu sifatnya rahasia dan verifikasi ke saluran komunikasi resmi bank tersebut,” ucapnya. 

Dengan menyikapi secara tenang dan tidak panik, lanjut Abang Suluh, nasabah tidak mudah dikontrol secara psikologis oleh pelaku. Pasalnya, pelaku kerap memanfaatkan psikologis nasabah yang panik untuk mengakses informasi perbankan nasabah.

“Makanya pelaku menggunakan metode social engineering. Jadi kalau tidak bisa meng-hack sistem banking-nya, ya hack user-nya saja. Caranya hack user adalah dengan banyak jebakan,” tuturnya.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Telkom Gelar Forum Kedaulatan Digital Nasional, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital

57 tahun lalu

Indonesia Akselerasi Ekosistem Data Center, AI dan Keamanan Siber

57 tahun lalu

Masuki Ekosistem XLSMART, Defend IT360 Luncurkan Logo Terbaru

57 tahun lalu

Dua Tahun Defend IT360, Perkuat Keamanan Bisnis lewat Virtual SOC Essential

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal