Harga Minyak Mentah Turun Tipis Imbas Penguatan Dolar AS

Aditya Pratama
Harga minyak mentah turun tipis pada perdagangan, Rabu (20/3/2024), imbas penguatan dolar AS yang membatasi pergerakan investor. (Foto: Reuters)

Para pedagang menantikan pengumuman suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada hari Rabu untuk mencari tanda-tanda jalur suku bunganya untuk sisa tahun ini.

Baik Brent dan WTI menetap di level tertinggi sejak akhir Oktober di sesi sebelumnya karena para pelaku pasar menilai dampak terhadap pasokan minyak mentah dan minyak bumi dari serangan pesawat tak berawak Ukraina terhadap kilang-kilang Rusia.

“Risiko pasokan seputar produk olahan Rusia terus memberikan dukungan pada saat pasar bersiap untuk melakukan pengetatan menyusul perpanjangan pemotongan sukarela tambahan dari OPEC+ hingga kuartal kedua 2024,” ucap Analis ING, Warren Patterson dalam sebuah catatan.

Penurunan kapasitas penyulingan Rusia akibat serangan tersebut telah menyebabkan peningkatan ekspor minyak mentah dari negara tersebut. Ekspor minyak dari pelabuhan barat Rusia akan meningkat hampir 260.000 barel per hari pada bulan Maret dibandingkan rencana bulanan awal menjadi 2,22 juta barel per hari, kata mereka.

“Jika gangguan ini berkepanjangan, hal ini pada akhirnya dapat memaksa produsen Rusia mengurangi pasokan jika mereka tidak dapat mengekspor seluruh minyak mentah ini,” ucap Patterson.

Sementara, American Petroleum Institute melaporkan stok minyak mentah dan bensin AS turun minggu lalu, sementara persediaan sulingan meningkat, menurut sumber. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

57 tahun lalu

Dasco Minta Masyarakat Jual Dolar AS: Minggu Depan Rupiah Menguat

57 tahun lalu

Dasco Bocorkan Pemerintah Siapkan Strategi Khusus untuk Perkuat Rupiah

57 tahun lalu

Purbaya Targetkan Rupiah Menguat Bertahap pada Semester II 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal