Harga Minyak Mentah Stabil Jelang Pertemuan OPEC+

Aditya Pratama
Ilustrasi minyak mentah. (Foto: Reuters)

“Kita melihat adanya peningkatan persediaan minyak mentah yang lebih besar dari perkiraan berdasarkan data EIA, bersamaan dengan kejutan negatif pada angka PMI China. Keduanya mungkin mendukung penurunan defisit pasokan-permintaan, namun gagal menyebabkan banyak penurunan pada harga," tuturnya. 

Aktivitas manufaktur China mengalami kontraksi untuk bulan kedua berturut-turut pada bulan November dan lebih cepat dari perkiraan, berdasarkan survei pabrik resmi yang menunjukkan pada hari Kamis, menunjukkan bahwa diperlukan lebih banyak langkah dukungan kebijakan untuk membantu menopang pertumbuhan ekonomi negara importir minyak terbesar di dunia tersebut.

Indeks manajer pembelian (PMI) resmi turun menjadi 49,4 di bulan November dari 49,5 di bulan Oktober, tetap berada di bawah level 50 poin yang membatasi kontraksi dan ekspansi. 

Sementara itu, Badan Informasi Energi AS pada hari Rabu melaporkan peningkatan mengejutkan dalam stok minyak mentah dan bahan bakar sulingan AS pada minggu lalu, yang mengindikasikan lemahnya permintaan. Stok bensin juga naik lebih dari yang diperkirakan, data menunjukkan.

Sementara, anggota kelompok produsen OPEC+ di Afrika, Angola dan Nigeria menargetkan produksi minyak yang lebih tinggi. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik usai AS Serang Iran, Pasokan Makin Ketat

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Melonjak usai Iran Serang Israel, Brent Tembus 95 Dolar AS per Barel

57 tahun lalu

Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS Pagi Ini, Terendah Sepanjang Sejarah

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Bergerak Menuju Rp17.800 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal