Harga Minyak Mentah Naik, Situasi Covid-19 di China Jadi Sorotan

Dinar Fitra Maghiszha
Harga minyak mentah atau crude oil mengalami kenaikan pada sesi perdagangan pagi ini. Peningkatan ini salah satunya disebabkan situasi Covid-19 di China. (Foto: Reuters)

"Lockdown di China memukul permintaan minyak lebih dari satu juta barel per hari. Tes massal di 12 distrik selama lima hari ke depan akan menentukan nasib harga minyak mentah berikutnya," ujar Edward, dilansir Reuters, Selasa (26/4/2022).

Selain negeri Tirai Bambu, pasar juga mengamati kelanjutan konflik antara Rusia dan Ukraina. Diketahui, Amerika Serikat dikabarkan bakal kembali membuka kedutaan besarnya di ibu kota Kiev, sebuah sentimen positif bagi pasar.

Adapun tekanan inflasi juta terus membayangi harga komoditas. Kebijakan moneter Federal Reserve AS yang agresif sempat membuat nilai dolar mencapai level tertingginya pada Senin kemarin (25/4). Artinya, ini akan membuat harga minyak menjadi lebih mahal.

"Kenaikan dolar menambah tekanan ekstra di semua komoditas," pungkas Edward.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik usai AS Serang Iran, Pasokan Makin Ketat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal