Harga Minyak Mentah Melonjak hingga 9 Persen dalam Sepekan Imbas Ketegangan di Timur Tengah

Aditya Pratama
Harga minyak mentah mencapai kenaikan mingguan terbesar lebih dari setahun. Brent naik lebih dari 8 persen, WTI naik 9,1 persen. (Foto: AP)

Pada hari Kamis, patokan harga minyak melonjak lebih dari 5 persen setelah Biden mengonfirmasi bahwa AS sedang berunding dengan Israel mengenai apakah Israel akan mendukung serangan terhadap infrastruktur energi Iran.

Analis komoditas JPMorgan menyebut serangan terhadap fasilitas energi Iran bukanlah tindakan yang disukai Israel. 

"Rendahnya tingkat persediaan minyak global menunjukkan bahwa harga akan naik hingga konflik tersebut terselesaikan," tulis analisis JPMorgan.

Mengutip data layanan pelacakan kapal Kpler, persediaan minyak berada di bawah level tahun lalu ketika Brent diperdagangkan pada harga 92 dolar AS dengan stok 4,4 miliar barel merupakan yang terendah yang pernah tercatat.

Pialang minyak StoneX memperkirakan harga minyak dapat melonjak antara 3-5 dolar AS per barel jika infrastruktur minyak Iran menjadi sasaran.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: Israel dan Hizbullah Sepakati Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

PDIP Kritik Diskusi di UGM Hanya Tampilkan Pejabat Pemerintah: Mahasiswa Harus Jadi Narasumber

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal