Harga Minyak Mentah Bergejolak Pascaserangan Udara Rusia ke Perbatasan Ukraina

Dinar Fitra Maghiszha
Pipa minyak Druzhba antara Hungaria dan Rusia di Kilang Danube Grup MOL Hungaria. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Harga minyak mentah dunia bergejolak pada perdagangan hari ini, Rabu (16/11/2022), pascaserangan udara Rusia ke perbatasan Ukraina pada Selasa (15/11/2022) malam waktu setempat. 

Data perdagangan Intercontinental Exchange (ICE) hingga pukul 10:01 WIB, mencatat harga minyak kontrak Januari 2023 terkoreksi 0,26 persen di 93,62 dolar AS per barel, setelah naik ke 93,86 dolar AS per barel di awal perdagangan.

Adapun West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman Januari turun 0,29 persen sebesar 86,00 dolar AS per barel menyusul penguatan awal hingga ke 86,92 dolar AS per barel.

Harga minyak bergejolak setelah muncul berita bahwa pasokan minyak Rusia ke Hungaria melalui pipa 'Druzhba' telah dihentikan sementara akibat serangan udara Rusia ke perbatasan Ukraina. 

Krisis geopolitik di Eropa Timur terus menjadi penggerak harga minyak dunia. Pada Selasa malam (15/11/2022), pipa minyak Rusia yang mengalir ke Hungaria melalui Ukraina dikabarkan telah ditangguhkan, setelah adanya serangan udara Rusia yang menghantam sejumlah fasilitas listrik Ukraina di dekat perbatasan dengan Belarusia.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik usai AS Serang Iran, Pasokan Makin Ketat

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Melonjak usai Iran Serang Israel, Brent Tembus 95 Dolar AS per Barel

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS Pagi Ini, Terendah Sepanjang Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal