Harga Minyak Dunia Diprediksi Menguat Pekan Depan, Ini Pemicunya

Dinar Fitra Maghiszha
Harga minyak dunia diprediksi menguat pada awal pekan depan. Ini dipengaruhi pasokan minyak Rusia yang terbatas hingga lonjakan indeks dolar. (Foto: Reuters)

Meski diprediksi menguat, sejumlah faktor lain masih menjadi pemberat bagi kenaikan harga minyak, seperti Badan Administrasi Informasi Energi (EIA) yang memprediksi pasokan minyak negeri Paman Sam akan berada di level tertinggi sejak Mei 2021.

JP Morgan juga memproyeksikan harga masih berada di kisaran 70-an dolar AS per barel, karena kelebihan persediaan global, hingga bertambahnya hambatan pertumbuhan ekonomi.

Risalah pertemuan Federal Reserve yang mengisyaratkan sikap hawkish mereka juga dipandang JP Morgan masih menjadi 'batu kerikil' kenaikan harga minyak.

"Ada kelebihan persediaan gelap, diperburuk oleh membanjirnya minyak Rusia, meski berhasil diatasi," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah, Barel Sulit Dicari: Bagaimana Strategi Indonesia Seharusnya?

Nasional
3 hari lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.424 per Dolar AS

Nasional
3 hari lalu

Purbaya soal Kelanjutan Kebijakan WFH ASN Tiap Jumat: Lihat Perkembangan Minyak Dunia

Nasional
3 hari lalu

Purbaya Buka Suara soal Nasib WFH ASN Tiap Jumat, Lanjut atau Tidak?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal