Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 116 Dolar AS per Barel, Ini Pendorongnya

Iqbal Dwi Purnama
Harga minyak mentah dunia diprediksi melanjutkan tren penguatan, dengan minyak jenis West Texas Intermediate diperkirakan menembus level 116 dolar AS per barel. (Foto: AP)

Ibrahim menuturkan, meningkatnya risiko geopolitik membuat pelaku pasar memperhitungkan kemungkinan gangguan produksi dan distribusi minyak dari kawasan Timur Tengah yang merupakan salah satu pemasok utama energi dunia.

“Pasar saat ini sangat sensitif terhadap isu geopolitik. Sedikit saja ada eskalasi, harga minyak langsung merespons naik,” ucapnya.

Lebih lanjut, dia menilai lonjakan harga minyak akan berdampak luas terhadap perekonomian global, termasuk meningkatkan tekanan inflasi dan memperbesar beban impor energi bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia.

Kenaikan harga minyak juga berpotensi memicu efek domino terhadap sektor lain, mulai dari transportasi hingga harga barang dan jasa. Hal ini dapat memperbesar tekanan terhadap daya beli masyarakat jika tidak diantisipasi dengan kebijakan yang tepat.

Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar dan pemerintah diimbau untuk mencermati perkembangan geopolitik serta pergerakan harga energi global, mengingat volatilitas diperkirakan masih akan tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Mobil
3 hari lalu

5 Tips Berkendara Hemat BBM, Ini Harus Diperhatikan agar Pengeluaran Tak Membengkak

Jatim
4 hari lalu

Pemprov Jatim Tetapkan WFH ASN Setiap Rabu, Hemat BBM 108.000 Liter per Bulan

Nasional
4 hari lalu

Harga BBM Pertamax Cs Tak Naik, Purbaya: Beban Selisih Ditanggung Pertamina

Nasional
5 hari lalu

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Jamin Defisit APBN Aman di Bawah 3 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal