Harga Batu Bara Acuan September Turun Jadi 104,81 Dolar AS per Ton

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi. (Foto: Reuters)

Berdasarkan Kepmen tersebut, HMA komoditas nikel, kobalt dan timbal mengalami penurunan. Harga nikel ditetapkan 13.509,05 dolar AS per dry metric ton (dmt) turun dari 14.246,82 dolar AS per dmt dari HMA Agustus 2018, kobalt ditetapkan 65.385,71 dolar AS per dmt turun dari 74.277,27 dolar AS per dmt, dan timbal mengalami penurunan dari 2.312,52 dolar AS per dmt menjadi 2.102,43 dolar AS per dmt.

Komoditas seng, aluminium dan tembaga pun juga mengalami tren penurunan. Harga seng turun dari 2.782,55 dolar AS per dmt pada Agustus 2018 menjadi 2.571,38 dolar AS per dmt, HMA aluminium turun dari 2.136,61 dolar AS per dmt menjadi 1.699,33 dolar AS per dmt, sementara untuk tembaga, HMA September 2018 ditetapkan 6.107,40 dolar AS per dmt, turun dari 6.446,39 dolar AS per dmt.

Di samping komoditas mineral di atas, komoditas mineral lain mengalami fluktuasi harga sebagai berikut;

Emas sebagai mineral ikutan: 1.212,37 dolar AS per ounce, turun dari 1.295,46 dolar AS per ounce.

Perak sebagai mineral ikutan: 15,30 dolar AS per ounce turun dari 15,99 dolar AS per ounce.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Istana Pastikan Harga BBM Subsidi dan Non-subsidi Pertamina Tak Naik 1 April 

Nasional
23 hari lalu

Hore! Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik April-Juni 2026

Nasional
25 hari lalu

RI-Singapura Bahas Ekspor Listrik Bersih, Kepri Disiapkan Jadi Hub Industri Teknologi

Nasional
28 hari lalu

Pemerintah Hitung Ulang Harga BBM Subsidi usai Lebaran, bakal Naik?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal