Hadapi Ancaman Blokir, TikTok Jadi Rebutan Perusahaan Teknologi AS

Djairan
Aplikasi berbagi video pendek asal China, TikTok kini semakin hangat diperbincangkan. (Foto: Ist)

“Menurut saya Oracle adalah perusahaan yang hebat, dia dapat mengambil alih operasi TikTok di AS,” ujar Trump dalam kunjungannya ke Yuma, Arizona dikutip dari Reuters Rabu (19/8/2020).

Pernyataan itu muncul setelah Oracle bergabung dengan beberapa investor AS yang sudah memiliki saham di ByteDance, termasuk General Atlantic dan Sequoia Capital dalam mengejar tawaran untuk membeli operasional TikTok dan menyalip pendahulunya Microsoft dan juga Twitter.

Salah satu pendiri dan pimpinan Oracle, Larry Ellison, adalah salah satu dari sedikit eksekutif teknologi teratas yang secara terbuka mendukung kebijakan Trump, yang telah memerintahkan ByteDance untuk mendivestasi TikTok di tengah kekhawatiran atas keamanan data pribadi pengguna di AS.

Trump mengatakan, akan mendukung setiap upaya perusahaan AS untuk membeli operasi TikTok di Amerika. Namun dengan syarat pemerintah AS harus mendapat porsi besar dari hasil pembelian itu. Sejauh ini, AS terus meningkatkan upayanya untuk membersihkan aplikasi China yang dianggap berbahaya. Di luar TikTok, Trump juga telah mengeluarkan perintah yang akan melarang transaksi dengan WeChat milik Tencent.   

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal