Gelombang PHK Menghantui Berbagai Sektor, Ini Strategi Kemenaker

Iqbal Dwi Purnama
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Sekjen Kemenaker), Anwar Sanusi. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyoroti gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang menghantui berbagai sektor. Tak hanya perusahaan teknologi digital, PHK juga memukul industri manufaktur dan tekstil. 

Terkait dengan itu, Kemenaker menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi tantangan resesi di tahun depan yang diperkirakan akan membuat gelombang PHK semakin masif. 

Sekjen Kemenaker, Anwar Sanusi, mengatakan salah satu strategi yang disiapkan adalah Pusat Pasar Kerja (PaskerID) digital yang akan dioptimalkan untuk memudahkan korban PHK mendapatkan pekerjaan baru.

Dia menjelaskan, PaskerID terintegrasi dalam situs pelayanan digital SIAPkerja (Sistem dan Aplikasi Pelayanan Ketenagakerjaan) dimana berbagai layanan ketenagakerjaan seperti layanan peningkatan kompetensi (Skill Hub), layanan sertifikasi kompetensi (Serti Hub), layanan penempatan (Karir Hub), hingga pengembangan dan pendampingan kewirausahaan (Biz Hub). 

"Solusi atau pekerjaan baru bagi pekerja yang terkena PHK telah disiapkan oleh pemerintah melalui beberapa program yang terintegrasi seperti bursa kerja, program JKP, dan program Kartu Prakerja," kata Anwar Sanusi, dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (25/11/2022).

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menaker Ungkap 35 Persen Alumni Program Magang Nasional Dapat Tawaran Kerja dari Perusahaan

57 tahun lalu

Respons Mendag soal Penutupan Puluhan Gerai Alfamart-Indomaret di Lombok Tengah

57 tahun lalu

Rupiah Anjlok ke Rp17.500 per Dolar AS imbas Ketegangan di Selat Hormuz hingga Badai PHK

57 tahun lalu

May Day di Monas, Prabowo Umumkan Sudah Teken Keppres Satgas PHK dan Kesejahteraan Buruh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal