"Butuh dilatih, petani di- on farm mesti paham betul, disiplin betul sehingga nanti sampai off farm diolah, produk ini berkualitas dan mesti dijaga," tuturnya.
Warga Desa Muncar juga tidak hanya memproduksi kopi dan biji kopi saja, tetapi juga produk gula aren yang menjadi satu paket penjualan dengan produk kopi. Hal itu akan memperkaya olahan hasil pertanian petani kopi yang diharapkan dapat terus dikembangkan, hingga menjangkau pasar internasional.
"Kami dorong packaging-nya sehingga potensi pasar sampai ke Eropa tinggi sekali. Pendampingan, pelatihan dan kontrol itu kemudian menjadi penting. Syukur-syukur semua produk ini bisa organik murni, itu harganya pasti sangat mahal," katanya.
Sementara itu, seorang anggota Karang Taruna Desa Muncar, Dian mengaku termotivasi setelah mendapat suntikan semangat dari Gubernur.
"Iya, senang sekali Pak Ganjar bisa datang ke sini. Ini menjadikan kami semakin semangat untuk maju," ucap Dian.