5. Seorang Liberal
Meski bertutur kata lembut, Elvira Nabiullina telah lama dipandang sebagai seorang liberal di lingkungan pejabat Rusia. Dia sering dikritik oleh penasihat pemerintah garis keras dan anggota parlemen untuk kebijakannya.
Bahkan di tengah agresi militer Rusia ke Ukraina, Elvira Nabiullina tetap dipandang sebagai pejabat liberal yang berseberangan dengan keputusan perang yang dilakukan Presiden Putin.
Hal itu terungkap dari kabar bahwa Elvira Nabiullina mengajukan pengunduran diri beberapa minggu setelah invasi Rusia ke Ukraina, namun ditolak Putin. Keputusannya untuk tetap menjadi Gubernur Bank Sentral diyakini untuk melindungi ketahanan ekonomi Rusia, bukan kepentingan Putin.
6. Memberi Kode Lewat Warna Pakaian dan Bros
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Elvira Nabiullina sering menyampaikan kebijakannya dengan menggunakan kode lewat warna pakaian dan bros yang digunakannya saat tampil di depan publik.
Ketika Rusia menghadapi puncak pandemi pada 2020, dan pemerintah mengimbau masyarakat untuk melakukan isolasi mandiri serta membatasi kegiatan ekonomi, Elvora Nabiullina tampil memakai bros berbentuk rumah.