"Dari pagi sampai sore belum ada gas juga," ujar Soleh.
Terbaru, perempuan lanjut usia berinisial Y (63) meninggal dunia usai mengantre untuk membeli gas elpiji 3 kg di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin. Y meninggal dunia diduga karena kelelahan.
Y dikabarkan ikut mengantre sejak pagi di salah satu pangkalan gas elpiji di Pamulang Barat. Di perjalanan pulang, Y jatuh pingsan. Dia lalu ditolong warga sekitar dan sempat dibawa ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia.
Warga sekitar, Tomi, melihat Y kelelahan hingga sempat beristirahat sejenak usai mendapat tabung gas melon itu. Namun, tak lama kemudian tubuhnya ambruk terkulai lemas.
"Sempat duduk, terus pingsan enggak sadar," ucap Tomi.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berjanji untuk memperbaiki tata kelola penyaluran gas elpiji 3 kg. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi antrean terus menerus seperti yang terjadi belakangan ini.
"Kami berkomitmen pulang dari sini kami akan memperbaiki, khususnya tata kelola," ucap Bahlil, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.