Elon Musk Tutup 2 Kantor di India setelah PHK 90 Persen Karyawan

Aditya Pratama
CEO Twitter, Elon Musk. (Foto: Reuters)

Langkah terbaru Musk menunjukkan bahwa dia kurang mementingkan pasar tersebut untuk saat ini.

Twitter telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir dan menjadi salah satu forum publik paling penting di India. Namun, pendapatan perusahaan media sosial itu di India tidak signifikan bagi perusahaan, yang juga harus bersaing dengan peraturan konten yang ketat dan persaingan lokal.

Eksodus pekerja, banyak di antaranya yang dipecat, sejak Twitter diakuisisi Musk telah menimbulkan kekhawatiran apakah perusahaan media sosial itu dapat mempertahankan operasinya dan mengatur kontennya. Pada minggu ini, Musk memperkirakan perlu waktu hingga akhir tahun untuk menstabilkan perusahaan dan memastikan perusahaan sehat secara finansial.

Sejak pembelian senilai 44 miliar dolar AS, Twitter telah gagal membayar sewa jutaan dolar untuk kantor pusatnya di San Francisco dan kantor lainnya di London. Twitter bahkan dituntut oleh beberapa kontraktor karena belum membayar sewa. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Seskab Teddy Bertemu Dubes India, Bahas Rencana Kunjungan PM Narendra Modi

57 tahun lalu

Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran

57 tahun lalu

Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Korban PHK Bisa Dapat Uang Tunai 60 Persen Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal