Elon Musk Berulah Lagi, Bakal Pungut 10 Persen dari Langganan Konten Twitter

Dovana Hasiana
CEO Twitter Inc, Elon Musk. (Foto: Reuters)

Berbagai terobosan baru memang telah dilakukan oleh Musk untuk meningkatkan pendapatan Twitter yang pendapatan iklannya menurun tahun lalu menjelang akuisisi senilai 44 miliar dolar Amerika Serikat per Oktober 2022.

Musk mengungkapkan, potongan perusahaan dari langganan di platform iOS dan Android akan turun menjadi 15 persen di tahun kedua dari 30 persen di tahun pertama.

Sebagai informasi, Musk sebelumnya juga melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal sebagai bagian untuk menghemat biaya operasional perusahaan. 

Dilansir dari New York Post, Twitter saat ini memiliki 1.500 karyawan, turun dari 8.000 karyawan yang dipekerjakan pada saat akuisisi. Pengurangan ini setara dengan sekitar 80 persen dari jumlah staf perusahaan.

Dia menggambarkan PHK sebagai tindakan drastis yang diperlukan untuk mencegah keruntuhan total di Twitter, yang memiliki situasi arus kas negatif hingga 3 miliar dolar AS per tahun.

"Kita bisa memiliki arus kas kuartal positif jika semuanya berjalan dengan baik," tutur Musk pada livestreaming di Twitter Spaces beberapa pekan lalu.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Internasional
5 hari lalu

Nah, Elon Musk Sebut Perang Saudara di AS Telah Pecah

Nasional
14 hari lalu

Polisi Minta Masyarakat Tak Sebar Foto dan Berasumsi Liar terkait Kematian Lula Lahfah

Bisnis
1 bulan lalu

Fantastis! Kekayaan Elon Musk Tembus Rp12 Kuadriliun, Lampaui Ekonomi Belgia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal