Ekonom Sebut Omnibus Law Tak Bagus Buat Ekonomi dalam Jangka Panjang

Michelle Natalia
Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja atau yang dikenal dengan sebutan Omnibus Law dinilai terlalu menyederhanakan masalah. (Foto: ilustrasi/Sindonews)

"Kurang memperhatikan permasalahan dan juga kepentingan dari investasi yang telah ada, misalnya kebijakan afirmatif pada pelaku ekonomi rakyat yang telah ada, agar dapat beradaptasi dengan perubahan," ucapnya.

Dengan kata lain, Hendri menyebut, Omnibus Law hanya sebatas solusi terkait perubahan regulasi.

"Padahal, permasalahan nonregulasi jauh lebih banyak yang menjadi penghambat pertumbuhan investasi, yang utama adalah konsistensi kebijakan," ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
20 jam lalu

Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari

Nasional
4 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
5 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Nasional
6 hari lalu

Pemerintah Tawarkan Puluhan Proyek Tol ke Investor Australia, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal