Dukung Jokowi Hentikan Ekspor CPO, Petani Sawit: Pengusaha Selalu Sibuk Kirim ke Luar Negeri

Advenia Elisabeth
Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mendukung keputusan Presiden Jokowi untuk menghentikan ekspor bahan baku minyak goreng atau CPO dan minyak goreng. (Foto: Ilustrasi/Antara)

JAKARTA, iNews.id - Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mendukung keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menghentikan ekspor bahan bakuminyak goreng atau crude palm oil (CPO) dan minyak goreng. Hal ini dirasa tepat untuk membanjiri pasokan minyak goreng di dalam negeri.

Sekretaris Jenderal SPKS Mansuetus Darto mengamini keputusan ini akan membuat masyarakat tak kesulitan memperoleh minyak goreng, dan tentunya dengan harga terjangkau.

"Karena para pelaku usaha, selalu sibuk memikirkan suplai produk olahannya ke luar negeri karena menguntungkan, dan mereka melupakan tugasnya memenuhi kebutuhan dalam negeri," ujar Darto dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (25/4/2022).

Lebih lanjut, Darto menyampaikan, beberapa hari belakangan pihaknya memantau harga tandan buah segar (TBS). Katanya, TBS di Sekadau, Kalbar, menurun Rp400 per kilogram (kg). Sementara, di Jambi turun Rp500 per kg. 

Maka dari itu, Darto mengusulkan kepada pemerintah untuk melakukan pencatatan nama-nama petani yang memasok ke pabrik untuk menekan harga TBS. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Prabowo Geram Minyak Goreng Sempat Langka: Padahal Penghasil Sawit Terbesar, Tak Masuk Akal

8 hari lalu

Menkop Siapkan Skema agar Koperasi Petani Sawit Bisa Punya Pabrik CPO

9 hari lalu

Mendag Bicara Kemungkinan Kenaikan Harga Minyakita, Kapan?

14 hari lalu

Bahlil Jamin Harga BBM Baru B50 untuk Kapal Nelayan Tetap Murah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal