Duh, Paparan Timbal Industri di RI Rugikan Negara hingga Rp600 Triliun!

Atikah Umiyani
Ilustrasi paparan timbal dari cat dinding (freepik)

Ketua Panitia Seminar Nasional Dirgahayu Maharestu mengungkapkan, logam berat timbal memiliki efek buruk bukan hanya pada manusia, tetapi juga lingkungan seperti air, tanah, dan juga udara.

"Jadi, seminar ini penting untuk mendorong penggunaan produk nontimbal sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan," tutur dia.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiyono menyambut baik kampanye yang diinisiasi oleh PT Timah Industri bersama Asean Vinyl Council (AVC) dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. 

"Semoga mendapat hasil yang baik untuk keberlanjutan lingkungan dengan mengadaptasi nontimbal pada industri yang menghasilkan produk bagi masyarakat," ucapnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Sidang Tata Kelola Minyak Mentah, Rhenald Kasali Ingatkan Hati-Hati Tentukan Kerugian Negara

Nasional
10 hari lalu

BPK: Kerugian Negara di Kasus Tata Kelola Minyak 2,7 Miliar Dolar AS dan Rp25,4 Triliun

Nasional
12 hari lalu

Kejagung Pastikan Jurist Tan Masih Berstatus WNI, Aset Terus Ditelusuri

Nasional
19 hari lalu

Mentan Ungkap Bahaya Beras Ilegal Masuk Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal