Dua Anak Usaha PLN Bangun Terminal LNG di Bali

Atikah Umiyani
Dua anak usaha PLN bangun Terminal LNG di Bali. Foto: Dok PLN

Kerja sama proyek pembangunan terminal LNG ini merupakan komitmen PLN Group dalam mendukung penggunaan energi bersih yang juga sejalan dengan Peraturan Gubernur Bali No. 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih.

Sebelumnya, untuk merealisasikan kerja sama ini telah dilaksanakan relokasi Pembangkit Bali PLTGU 200 MW dari Grati ke Pesanggaran yang merupakan Pusat Beban Subsistem Bali. Saat ini pembangunan Terminal LNG Sidakarya-Bali masuk pada fase bridging dan ditargetkan COD pada Agustus 2023. Infrastruktur yang dibangun terdiri dari fasilitas mooring system, dredging, serta gas pipeline and metering.

PLN Pusmanpro telah dibentuk sejak 2003 dan terlibat dalam penugasan sebanyak 129 proyek QA/QC, 219 project control, dan 254 manajemen konstruksi. Pusmanpro sebagai Project Management Consultant milik PLN dalam beberapa tahun terakhir memperluas jangkauan penugasan melalui kerja sama dengan Sub Holding.

Dengan sumber daya 1.052 supervisor teknik yang tersebar di seluruh Indonesia, PLN Pusmanpro menjadi solusi pengelolaan proyek, baik Gardu Induk, Transmisi, Pembangkit, Gedung/Shelter, dan infrastruktur lain.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
6 hari lalu

Penjualan Listrik PLN Indonesia Power Tembus 82,17 TWh, Operasikan 3 Pembangkit Baru

6 hari lalu

ESDM Perketat Pengawasan DMO, PLN Diminta Percepat Kontrak Pasokan Batu Bara

7 hari lalu

Prabowo Resmikan Bendungan Sidan dan Keureuto, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

9 hari lalu

Prabowo Ungkap Rencana Bangun 100 Gigawatt Pembangkit Tenaga Surya: Tahun Ini Dimulai 17 GW

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal