Dorong Ekspor Komoditas untuk Atasi Defisit Anggaran, Erick Thohir: Saya Tak Anti Impor dan Swasta

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Istimewa)

Untuk 2022, pemerintah mematok defisit APBN sebesar 4,85 persen terhadap PDB atau Rp 868 triliun untuk mendukung pemulihan ekonomi setelah pandemi Covid-19.

"Negara kita lagi terus defisit, covid ini menghantam seluruh negara di dunia. Artinya apa? Kita harus meningkatkan ekspor kita dan mengurangi impor kita. Kalau tidak negara kita sulit, salah satunya bagaimana gula menjadi tulang punggung yang penting," kata Erick Thohir. 

Menteri BUMN juga memastikan, 5-6 tahun ke depan Indonesia tak lagi melakukan impor gula konsumsi. Langkah tersebut seiring dengan upaya Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III (Persero) memperkuat lini bisnisnya di sektor pangan tersebut. 

Dia membeberkan, upaya swasembada pangan sudah di dibahas dalam rapat terbatas (ratas) antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju. Adapun keputusannya, pemerintah melalui BUMN Pangan akan memperkuat pangan pokok dalam negeri. 

"Swasembada ini menjadi bagian kenapa di dalam ratas terakhir dihadiri oleh semua,  Bapak Presiden, Bapak Menko, Kemenkeu, Menteri Perindustrian, Menteri Pertanian, kita mendapat dukungan penuh," ungkap Erick Thohir.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Defisit Anggaran 2022 Diperkirakan Rp868 Triliun

2 jam lalu

Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat, Berlaku Mulai 28 Juli

10 hari lalu

Mitchell Baker Resmi WNI, Erick Thohir Ungkap Rencana Besar Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

9 hari lalu

Pramono Pamer Komitmen Pembinaan Pemuda di Jakarta ke Erick Thohir: Ada KJP hingga LPDP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal